Kamis, 16 Maret 2017

RANGKUMAN ILMU BUDAYA DASAR

LATAR BELAKANG MEMPELAJARI ILMU BUDAYA DASAR 



 1.  Kenyataan bahwa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa, dan segala keanekaragaman budaya yang tercermin dalam berbagai aspek kebudayaannya, yang biasanya tidak lepas dari ikatan-ikatan kesukuan dan kedaerahan.

2.   Proses pembangunan dampak positif dan negatif berupa terjadinya perubahan dan pergeseran sistem nilai budaya sehingga dengan sendirinya mental manusiapun terkena pengaruhnya. Akibat lebih jauh dari pembenturan nilai budaya ini akan timbul konflik dalam kehidupan.

3.   Kemajuan ilmu pengetahuan dalam teknologi menimbulkan perubahan kondisi kehidupan manusia, menimbulkan konflik dengan tata nilai budayanya, sehingga manusia bingung sendiri terhadap kemajuan yang telah diciptakannya. Hal ini merupakan akibat sifat ambivalen teknologi, yang disamping memiliki segi-segi positifnya, juga memiliki segi negatif akibat dampak negatif teknologi, manusia kini menjadi resah dan gelisah.
TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR

1.    Mengenal lebih dalam dirinya sendiri maupun orang lain
2.  Mengenal perilaku diri sendiri maupun orang lain.
3.   Sebagai bekal penting untuk pergaulan hidup.
4.    Perlu bersikap welcome dalam pergaulan setelah mendalami jiwa dan perasaan manusia serta mau tahu perilaku manusia.
 5. memiliki penglihatan yang jelas pemikiran serta yang mendasar serta mampu menghargai budaya yang ada di sekitarnya dan ikut mengembangkan budaya bangsa serta melestarikan budaya nenek moyang leluhur kita yang luhur nilainya.

HUBUNGAN MANUSIA DENGAN KEBUDAYAAN
Akal budi merupakan kelebihan yang dimiliki oleh manusia. Akal juga adalah kemampuan dari manusia untuk berfikir sebagai kodrat. Budi artinya akal juga atau suatu bagian dari kata hati manusia yang berupa panduan akal serta perasaan yang mampu membedakan baik dan buruk. Dengan akal dan budi inilah manusia mampu menciptakan bebagai hal antara lain :
      –  Menciptakan
      –  Kreasi
      –  Memperlakukan
      –  Memperbaruhi
      –  Memperbaiki
      –  Mengembangkan dan
      –  Meningkatkan sesuatu

Sedangkan ditinjau dari sudut antropologi, manusia dapat di klarifikasi dari dua jenis:
     –  manusia sebagai makhluk biologi
     –  manusia sebagai makhluk sosio-budaya


Manusia sebagai makhluk biologi , bahwa manusia dapat dipelajari dari sisi ilmu biologi dan anatomi. Sedangkan manusia sebagai makhluk sosio-budaya yaitu manusia dipelajari dalam sudut pandang antropologi budaya. Antropologi budaya sendiri menyelidiki mengenai seluruh cara hidup manusia, bagaimana manusia menggunakan akal budi dan struktur fisiknya untuk mengubah lingkungannya berdasarkan pengalaman. Juga memahami serta menuliskan kebudayaan yang terdapat dalam masyarakat manusia. jadi hubungan manusia dengan kebudayaan sangat erat tidak bisa di pisahkan karna dari kebudayaan itu sendiri manusia dapat memahami atau bertoleransi terhadap agama ras dan suku.




HUBUNGAN MANUSIA DENGAN KESUSASTRAAN



Ilmu budaya dasar (IBD), yang semula disebut sebagai Basic Humanities, berasal dari bahasa Inggris the humanities. Istilah ini berasal dari bahasa latin Humanus, yang berarti manusiawi, berbudaya, dan halus. Dengan mempelajari the humanities orang akan menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus.


Sastra juga lebih mudah berkomunikasi, karena pada hakekatnya karya sastra adalah penjabaran abstraksi. Dalam usahanya untuk memahami dirinya sendiri, yang kemudian melahirkan filsafat, manusia mempergunakan bahasa. Sementara itu filsafat, yang juga mempergunakan bahasa, adalah abstraksi. Cinta kasih, kebahagian, kebebasan, dan lainnya yang digarap oleh filsafat adalah abstrak. Sifat abstrak inilah yang menyebabkan filsafat kurang berkomunikasi. Sastra juga didukung oleh cerita. Dengan cerita orang lebih mudah tertarik, dan dengan cerita orang lebih mudah mengemukakan gagasan-gagasannya dalam bentuk yang tidak normatif.


sumber : http://rininuramalina.blogspot.co.id/2016/10/hubungan-manusia-dan-kesusastraan.html
ebook
https://dewaruci2.wordpress.com/2011/05/12/hubungan-ibd-dengan-kesusastraan/
https://eviasiyah.wordpress.com/2015/05/07/hubungan-manusia-dan-kebudayaan-ilmu-budaya-dasar/